Archive for July, 2009
Tahun Depan, Jalan-jalan Kota Palu Mulus
Jul 2nd
PALU, KOMPAS.com — Perbaikan jalan raya yang rusak terutama pada jalur-jalur penting yang dilalui banyak kendaraan di dalam Kota Palu, ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, akan tuntas tahun 2009.
“Semua jalan rusak akan kita tangani dengan konstruksi akhir aspal hotmix. Tender sedang berjalan dan pekerjaan fisik ditargetkan selesai akhir tahun ini,” kata Bartholomeus Tandigala, Kepala Dinas PU Kota Palu, Jumat (26/6).
Ia mengatakan dapat memahami keluhan warga kota atas banyaknya jalan rusak, terutama pada poros-poros penting seperti akses menuju pasar, sekolah, dan jalur-jalur padat kendaraan lainnya, dan berharap warga bersabar karena jalan-jalan itu sedang ditangani.
Beberapa ruas jalan penting yang rusak cukup berat adalah Jalan Tanjung Dako, Tanjung Manimbaya, Ahmad Yani, Garuda, dan Maleo di wilayah Palu Timur serta Jalan WR Supratman, Nangka, Mangga, dan Jamur di Palu Barat.
“Kita mengakui bahwa lebih 30 persen dari 700 km jalan dalam Kota Palu ini rusak dan butuh perbaikan, namun karena keterbatasan dana, kita melakukan perbaikan secara bertahap,” ujarnya.
Tahun ini, kata Bartholomeus, pihaknya memperoleh alokasi anggaran lebih dari Rp 50 miliar dari APBN dan sekitar Rp 30 miliar dari APBD Kota Palu untuk memperbaiki jalan di dalam kota yang berpenduduk hampir 400.000 jiwa ini. “Beberapa jalan yang rusak itu akan diperbaiki dengan konstruksi akhir aspal hotmix (sistim pencampuran panas),” ujarnya.
Penyebab utama kerusakan jalan dalam kota, kata Bartholomeus, adalah ketidakmampuan jalan memikul beban kendaraan yang bertonase belasan ton karena jalan kota memang dirancang dengan muatan sumbu terberat (MST) hanya delapan ton.
“Kalau jalan kota mau awet, perlu pengawasan agar truk bermuatan di atas delapan ton tidak melewati jalan yang berstatus jalan kota,” ujarnya dengan menambahkan, di dalam Kota Palu ini ada tiga kelas jalan yakni jalan kota, jalan provinsi, dan jalan nasional.
Selain itu, perlu alokasi dana yang lebih memadai untuk pemeliharaan dan peningkatan. “Untuk menuntaskan peningkatan jalan dalam kota dengan konstruksi aspal hotmix, kami butuh dana sekitar Rp 124 miliar lagi dan anggaran pemeliharaan Rp 40 miliar/tahun,” ujarnya dan menambahkan, selama ini pihaknya hanya memperoleh alokasi anggaran pemeliharaan rata-rata Rp 20 miliar per tahun.
Kota Palu juga masih membutuhkan pembangunan jalan baru untuk membuka akses ekonomi dan keterisolasian sejumlah lokasi permukiman baru sepanjang sekitar 40 kilometer.
KOPMIKAN Kota Palu Melayani Masyarakat Pesisir
Jul 2nd
Kopmikan sebagai salah satu lembaga ekonomi yang melakukan kegiatan bersama dalam rangka pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan aggotanya. Membangun kemitraan kepada semua pihak yang sesuai dengan prinsip koperasi.
Bentuk kemitraan yang selama ini telah dibangun antara Kopmikan dengan Bank BUKOPIN dan BRI yang merupakan Lembaga Keuangan yang resmi dan terpercaya telah membawa dampak positif terhadap kegairahan dan perkembangan sendi-sendi perekonomian masyarakat pesisir secara makro yang diharapkan berdampak pada berkembangnya sektor perekonomian nasional.
Visi Kopmikan Kota Palu adalah menjadi Lembaga yang memiliki kemampuan peran dan komitmen yang kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Khususnya dalam rangka pemanfaatan sumber daya lautan secara berkelanjutan untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Koperasi ini mempunyai misi bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk mengelolah sumberdaya alam secara bijak dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Untuk itu koperasi ini mengusahakan memfasilitasi kebutuhan anggota dalam usaha peningkatan pedapatan dan memberikan pelatihan dan bimbingan untuk pengembangan ekonomi. Penguatan kelembagaan dan pendampingan juga menjadi misi koperasi ini.
Berdasarkan Visi dan Misi yang telah di rumuskan di atas, maka tujuan Koperasi Mitra Perikanan adalah : Melakukan kegiatan usaha bagi kepentingan anggota yang bermanfaat bagi anggota dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pesisir pada umumnya. Dalam melaksanakan tujuan tersebut maka dilakukan kerjasama dengan pemerintah dan badan usaha lainnya sepanjang diperlukan.
Anggota dan Calon Anggota Koperasi Mitra Perikanan terdiri dari masyarakat pesisir, pelaku usaha di bidang Kelautan dan Perikanan serta pihak-pihak lain yang peduli dengan pengembangan ekonomi masyarakat pesisir di Kota Palu. Sampai pada tanggal 30 Juni 2007 jumlah anggota Koperasi Mitra Perikanan yang terdaftar dan masih aktif adalah 352 orang sedangkan jumlah calon anggota adalah 228 orang. Secara lebih rinci akan digambarkan trend perkembangan jumlah anggota mulai dari awal berdirinya sampai sekarang dalam bagan berikut ini :
Perkembangan Anggota Koperasi Mitra Perikanan

Unit usaha yang telah terbentuk dan beroperasi pada koperasi Mitra Perikanan Kota Palu adalah:
1. Unit Usaha Simpan Pinjam (Swamitra Mina)
Merupakan unit yang dibentuk dalam rangka menyimpan dan mengelola dana atau modal yang berasal dari anggota dan sumber-sumber lainnya. Awal terbentuknya unit ini sehubungan dengan kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Tahun 2005 dan dipercayakan pada KOPMIKAN sebagai pengelola Dana Ekonomi Produktif (DEP) Kota Palu Tahun 2005 maka dengan bekerjasama Bank Rakyat Indonesia (BRI) maka unit ini diberi nama SWAMITRA MINA. Dalam pelaksanaan pengelolaan administrasi, keuangan serta penyaluran pinjaman Swamitra Mina Kota Palu mengikuti system yang telah dibuat dan ditentukan oleh pihak perbankan yang disesuaikan dengan kondisi yang ada di Kota Palu.
Dalam pelaksanaan kegiatannya, Swamitra Mina telah membuka 2 (dua) unit pelayanan yang ditempatkan di Kelurahan Taipa Kecamatan Palu Utara dan Kelurahan Silae Kecamatan Palu Barat sebagai langkah memberikan pelayanan yang cepat dan mudah terjangkau oleh masyarakat pesisir.
2. Unit SPDN
Sejak pendiriannya SPDN ini telah melayani kurang lebih 64 buah kapal. Mula-mula kuota yang didapat dari Pertamina hanya 20 ton/bulan, melihat kebutuhan masyarakat makin besar, maka pada September 2007 Pertamina menambah kuota menjadi 40 ton/bulan. Tahun 2007 SPDN ini menjual minyak solar ke nelayan sebanyak 257.523 liter, tahun 2008 sampai dengan minggu keempat Maret telah terjual 90.456 liter.
3. Unit Waserda
Unit ini bertujuan melakukan Penjualan dengan sistem grosir dan menyiapkan kebutuhan pokok, kebutuhan penangkapan, kegiatan budidaya dan kegiatan pengolahan. Sasaran membangun kedai ini, untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat pesisir pantai, terutama para nelayan dan masyarakat yang berusaha di bidang kelautan dan perikanan. Sampai Maret 2008 Gedung untuk Kedai Pesisir telah dibangun satu hamparan dengan SPDN dan Unit Simpan Pinjam. Pertengahan Mei 2008 direncanakan akan operasional.
4. Unit Usaha lain
Unit usaha lain akan dibentuk jika dinilai dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam pengembangan koperasi dan peningkatan kesejahteran anggota.
Simpanan Anggota berupa simpanan pokok, wajib dan simpanan sukarela. Seiring dengan pertambahan anggota dan semakin meningkatnya kesadaran anggota dan masyarakat pada umunya maka kondisi simpanan anggota dan calon anggota dapat digambarkan dalam grafik sebagai berikut:

Penyaluran Pinjaman
Dari Modal Donasi yang sebesar Rp. 1.813.618.000,- yang diterima oleh Koperasi Mitra Perikanan Kota Palu, sebagian digunakan untuk pembangunan Solar Pocked Dealer Nelayan (SPDN) yaitu sebesar Rp. 250.000.000,- pada tahun 2006. Sehingga jumlah yang digulirkan secara keseluruhan sebesar Rp. 1.563.618.000,- Jumlah tersebut selama 5 periode (per semester) telah mengalami perkembangan sekitar 34% dari jumlah modal donasi awal tersebut.

Program Asuransi untuk Nelayan dan Masyarakat Pesisir lainnya yang dibuat bekerja sama dengan PT. Jamsostek cabang Palu telah melalui tahap sosialisasi dan sekarang telah masuk pada tahap penjaringan dan atau pendafataran peserta yang orientasi pesertanya pada masyarakat pesisir yang berpenghasilan diluar hubungan kerja (usaha sendiri) dan dikhususkan pada masyarakat yang berprofesi nelayan, pedagang ikan eceran dan profesi-profesi lainnya yang mempunyai resiko kecelakaan kerja. Untuk tahun 2007 ditargetkan sekitar 10% dari 553 orang anggota koperasi (± 56 orang) yang akan menjadi peserta JAMSOSTEK.
2. Pembentukan Unit Simpan Pinjam Syariah (USPS) (Bekerjasama dengan PT. Bank Muamalat Indonesia)
Pembentukan Unit Simpan Pinjam Syariah ini akan dilakukan bekerja sama dengan PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Palu. Unit ini masih dalam tahap pembentukan struktur kerja, penyusunan job description, penentuan jumlah personil yang dibutuhkan dan penyusunan proposal permohonan kerjasama kepada Pihak PT. Bank Muamalat Cabang Palu. Dengan beroperasinya unit ini diharapkan dapat menyediakan alternatif bagi sebagian masyarakat pesisir untuk berusaha dan mendapatkan pembiayaan sesuai syariat islam.
3. Pengembangan Unit Usaha SPDN (Bekerjasama dengan PT. PERTAMINA)
Dengan melihat perkembangan SPDN dan kebutuhan masyarakat pesisir di sekitar lokasi SPDN maka sekarang KOPMIKAN telah membuat permohonan pengembangan Unit Usaha SPDN untuk melakukan penjualan oli dan pelumas lainnya. Hal ini telah sampai pada pengajuan proposal kepada Pihak PT. Pertamina Wira Penjualan Kota Palu tapi masih mengalami kendala pada ketersediaan modal pendukung. (BT)
source:www.kp3k.dkp.go.id
Korupsi Galian C Menarik Pejabat Kota Palu
Jul 2nd
Korupsi Galian C Menarik Pejabat Kota Palu
TEMPO Interaktif, Palu: Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, memeriksa terhadap 24 orang saksi dalam kasus Korupsi Galian C Pemerintah Kota Palu. Kasus ini telah merugikan negara sebesar Rp 500 juta. Pada kasus ini Kejari juga telah menetapkan dua tersangka bernama PS dan MS dari dinas pendapatan Pemkot.
Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Palu, LB Hamka, Rabu (17/6) mengatakan, selain melibatkan sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif, diduga kasus juga melibatkan masyarakat dan pengusaha itu sendiri.
Modus kasus ini kata dia, bagian keuangan Kota Palu meminjamkan pajak pendapatan dari usaha galian C (pasir, kerikil dan batu) kepada sejumlah pejabat Koa dan DPRD setempat. Namun setelah jatuh tempo, para peminjam itu tak juga membayar utangnya.
Hamka mengatakan, MS dan PS dari bagian keuangan Kota Palu telah ditetapkan sebagai tersangka, tapi tak menutup kemungkinan jumlah tersangka masih akan bertambah.
“Jika selama dalam pemeriksaan, atau ditemukan fakta baru dalam persidangan, bisa jadi saksi akan berubah jadi tersangka,” ucap Hamka.
Ia menambahkan, hingga saat ini Kejari Palu masih menunggu hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP), untuk menghitung jumlah persisnya kerugian negara dalam kasus ini.
Hamka menyatakan akan ada tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi galian C itu, setelah pihak penyidik memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui proses pengeluaran dana tersebut.
Jul 2nd
Untuk rekan rekan yang baru didunia facebook berikut teknik2 untuk membantu.
- Untuk yang belum punya facebook silahkan mendaftar di facebook.com untuk itu harus punya email dulu. Kalau belum punya daftar di mail.yahoo.com
- Setelah ada email sekarang daftar ke facebook .
- Setelah mendaftar difesbuk anda diharuskan untuk menkonfirmasi facebook anda lewat email. Untuk itu silahkan cek di inbox email anda. Lalu cari link untuk konfirmasi email.
- Setelah mengkonfirmasi anda akan bisa masuk ke halaman facebook anda. Kalau belum berhasil silahkan baca lagi langkah diatas pelan pelan mungkin ada langkah yang terlewati.
- Nah kalau sudah berhasil masuk kefacebook anda harus memasukkan foto anda. Supaya orang tahu wajah anda.
Utk itu anda klik di sebelah kiri atas ada frame foto yang kosong. Taruh mouse anda di atas frame kosong tersebut. Kemudian pilih upload foto/unggah foto/ubah foto. Lalu browse utk foto anda.
Filenya bisa anda ambil dari
- Harddisk
- Flash disk
- Handphone dengan mode mass storage mode
setelah pilih browse foto anda harus mengklik upload/unggah foto.
- Untuk foto lainnya bisa anda masukkan ke album photo anda
Letaknya di sebelah kiri bawah ada tulisan aplikasi. Disebelah kanan aplikasi ada tulisan koleksi foto. Silahkan klik disitu.
Setelah masuk ke koleksi foto dikiri atas ada tulisan foto anda.
Silahkan klik di sebelah kiri atas ada tulisan foto anda. lalu Pilih buat album foto baru untuk membuat album baru.
Isikan nama album lalu klik buat album
Setelah album anda jadi silahkan upload foto anda. kalau tidak ada java silahkan anda cari tulisan
“sulit mengunggah foto? Coba Pengunggah Sederhana” (disebelah tengah agak bawah)
klik situ lalu browse – pilih foto anda- Lalu klik upload /unggah
jangan lupa dicentang yg ada tulisan
Saya menyatakan bahwa saya memiliki hak untuk menyebarluaskan foto-foto ini dan foto-foto ini tidak melanggar Ketentuan Penggunaan.
Semoga berhasil dengan facebook anda ![]()

