Archive for October, 2009

Beasiswa untuk warga sulteng

GRADUATE PROGRAM (S2)

PT. Rio Tinto Indonesia in collaboration with Sampoerna Foundation provides one (1) full scholarship for the qualified individual to pursue a Master’s degree in Social Science, Science, or Commerce at the University of New South Wales (UNSW), Sydney, Australia.

Application Deadline is December 11, 2009

REQUIREMENTS

1. Indonesian citizen, a holder of Sulawesi Tengah or Sulawesi Tenggara identification card (KTP), with maximum age of 35 years old when lodging the application.
2. Hold a local Bachelor’s degree from any discipline with a minimum Grade Point Average of 3.00 (on a 4.00 scale).
3. After the applicant passes all the selection stages,the scholarship finalists have to be able to submit the required English test result (TOEFL / IELTS) and the Graduate Admission Test as required by the Master’s program that the applicant wish to apply:
* International TOEFL with a minimum score of 577 (PBT) or 233 (CBT) or 90 (IBT), OR
* International English Language Testing System (IELTS) of minimum 6.5
4. Do not hold a Master’s degree or equivalent
5. Did not enroll or graduate from an overseas tertiary institution, unless was on a full scholarship.
6. Do not receive other equivalent award or scholarship offering similar or other benefits at the time of the award.
7. Demonstrate that without the scholarship, applicant is not able to afford an Overseas Graduate Program.
8. Current student of graduate program at local university and wish to transfer study to UNSW is welcome to apply.
9. Teachers, lecturers and civil servants are welcome to apply.

SCHOLARSHIP PACKAGE

1. Tuition fee and health insurance for maximum 2 years study program in UNSW.
2. Living allowance and literature allowance.
3. One roundtrip plane ticket: Sulawesi – Sydney – Sulawesi.
4. Student visa application fee.
5. University application fee.
6. IELTS preparation fee.

HOW TO APPLY?
To download the application form, please click here

Application package can also be taken at the following offices:

Universitas Haluoleo (Bapak La Otjo Oti)
Staf Pembantu Rektor I
Rektorat, Lantai 4
Kampus Bumi Tridharma Anduonuho
Jl. H.E.A Mokodompit
Kendari, Sulawesi Tenggara – Indonesia

Universitas Tadulako (Ibu Utik Widaryanti)
Bagian Pelayanan Kesejahteraan Mahasiswa
PKM BAK PSI
Kampus Bumi Tadulako Tondo
Jl. Sukarno Hatta Km.9, Tondo
Palu, Sulawesi Tengah – Indonesia

Complete the application package and the required documents, and submit it to:
Sampoerna Foundation
Sampoerna Strategic Square
North Tower, 27th
Jl. Jendral Sudirman Kavling 45
Jakarta 12930
(Please write “RIO TINTO S2” at the top right hand corner of the envelope)

FURTHER INFORMATION
For further explanation, please email us at: ella.cecilia@sampoernafoundation.org.
This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it or call us at 021 577 2340 ext. 7153.

PDAM Palu Tegaskan Airnya tidak Tercemar Merkuri

PALU–MI: Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah menegaskan bahwa air bersih yang didistribusikan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu tidak tercemar limbah merkuri penambangan emas di sekitar bantaran sungai Poboya, Palu Timur.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Palu, Rusdy Mastura menanggapi kerisauan masyarakat kota terutama mereka yang menjadi langganan PDAM Kota Palu selama ini.

“Kadang-kadang belum ada laporan ke wali kota, baru dengar-dengar beritanya sudah sampai ke masyarakat. Terbukti kemarin berdasarkan laporan bahwa air Kota Palu tidak tercemar,” kata Rusdy Mastura, Jumat.

Dia mengatakan bak penampungan air untuk PDAM Palu lokasinya jauh di atas areal pertambangan tradisional sehingga limbah beracun yang berasal dari pembuangan proses pengolahan tidak mencemari bak tersebut.

Kendatipun air bersih tidak tercemar, tetapi ia mengakui, bahwa lokasi sekitar pertambangan sudah tercemar limbah beracun akibat aktivitas pertambangan tradisional itu.

“Kalau di sekitar lokasi itu pasti tercemar. Tapi kalau sumber air tidak, karena bak penampungnya jauh di atas,” katanya.

Hanya saja, kata dia, perlu diwaspadai jangan sampai air bersih tersebut tercemar limbah beracun.

Saat ini, pihaknya sedang menunggu ahli lingkungan dari pusat untuk melakukan penelitian dan pengelolaan tambang yang ramah lingkungan.

Ia mengakui, masalah pertambangan tersebut membuatnya serba salah karena di satu sisi memperoleh keuntungan bagi rakyat Kota Palu namun di sisi lain dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

“Oleh sebab itu bagaimana kita pecahkan masalah ini. Jangan kita terburu-buru. Lebih baik kita selangkah demi selangkah tetapi memecahkan semua persoalan,” katanya.

Dia mengatakan, pemerintah bersama Polda Sulteng sedang melakukan penertiban terutama penambang yang berada di sekitar bantaran sungai. Pengelolaan tambang dengan menggunakan bahan beracun di sekitar bantaran sungai dengan muda menyebar sehingga perlu segera ditertibkan.

“Untuk penyelesaiannya sementara kita susun semua rancangannya. Pemerintah kota bersama pemerintah provinsi juga akan membuat peraturan daerah tentang pengelolaan tambang itu,” kata dia.

Sebelumnya sebagian warga Kota Palu terutama di permukiman yang air bersihnya disuplai PDAM Palu enggan mengonsumsi air tersebut menyusul adanya dugaan kalau di dekat salah sumber airnya di DAS Poboya tercemar merkuri.

Kebutuhan air bersih di Palu selama ini bersumber dari PDAM milik Pemkab Donggala, PDAM Kota Palu, dan air bawah tanah. Lebih dari 13.000 sambungan disuplai dari PDAM Donggala, sementara PDAM Palu hanya sekitar 1.500 sambungan.

Dalam waktu sebulan terakhir, sumber air PDAM Palu yakni di sekitar daerah aliran (DAS) Poboya dilaporkan positif tercemar merkuri akibat maraknya aktivitas penambangan emas ilegal.

Hasil pengujian sampel air di Sungai Pondo Poboya yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palu pada September 2009 lalu menyebutkan, kandungan merkuri di sekitar DAS tersebut jauh di atas batas penggunaan merkuri yang ditoleransi.

BLH Kota Palu, telah menguji sampel air yang diambil di areal penambangan emas Poboya. Sampel tesebut diambil dari empat lokasi yang berbeda. Hasilnya semua positif mengandung merkuri. (Ant/OL-04

sumber MI

Selatan Palu Diguncang Gempa Tektonik

PALU — Gempa tektonik kembali terjadi Rabu kemarin. Jika selama ini, perut bumi yang ada di bagian timur Pulau Sulawesi yang beraktivitas, sore kemarin giliran sesar Palu Koro yang “menggeliat”. Berdasarkan pencatatan alat seismograph (pencatat gempa) di stasiun Geofisika Palu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulteng, gempa yang terjadi kemarin, terjadi pada pukul 15.05 Wita.

Koordinatnya, berada di titik 119.85 Bujur Timur (BT) ? 1.053 Lintang Selatan (LS). “Tepatnya, sekitar 17 km arah selatan Kota Palu,” sebut, Wahyu, staf bagian operasional stasiun Geofisika BMKG Sulteng.
Masih berdasarkan pencatatan di seismograph, menurut Wahyu, bahwa gempa yang tidak terlalu dirasakan di Kota Palu itu, kekuatan magnitudenya 3,8 Scala Richter (SR). Kedalamannya, sekitar 7 km.

Menurut Wahyu, jika merujuk pada peta, lokasi gempa di bagian Selatan Kaleke dan Barat Pesaku. Gempa kata Wahyu, cukup dirasakan hingga ke wilayah Tulo. ?Yang beraktivitas adalah sesar Palu Koro. Sampai dengan saat ini, belum ada gempa susulan,?demikian Wahyu yang dihubungi pukul 20.00 malam tadi. (hnf)

sumber fajar

Pasar Masomba terbakar …

Pasar Masomba Palu Terbakar.
Sekitar pukul 14.30 waktu setempat pasar masomba di palu terbakar.
Dahsyat Man … Sampai Ludes. Jalan pada macet semua. Kasihan pedagang pedangan disana pada sibuk ngungsikan barangnya.
Semoga cepat pulih ….
Berikut video detik detik awal kebakaran di pasar masomba dari kejauhan …

Berita lain bisa lihat di http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/nusantara/2009/10/16/92311/Pasar-Induk-Masomba-Terbakar