MAL TATURA PALU AKAN KEMBANGKAN BISNIS PERHOTELAN
Palu, 18/9 (Antara/FINROLL News) – Setelah sukses mengembangkan bisnis mal, Pemkot Palu di Sulawesi Tengah melalui manajemen Mal Tatura Palu akan melirik lagi bisnis perhotelan karena dinilai memiliki prospek yang cerah.
“Ke depan kami akan kembangkan lagi bisnis perhotelan. Rencana awal tahun 2010 sudah peletakan batu pertama,” kata Direktur Utama Mal Tatura Palu, Karman Karim, di Palu, Jumat.
Pemkot Palu saat ini menguasai 98 persen saham di Mal Tatura. Menurut Karman, manajemen akan mengembangkan sebagian dari areal mal yang masih kosong untuk bisnis perhotelan.
Di belakang gedung pusat belanja berlantai empat tersebut masih terdapat 1.056 meter persegi yang rencananya akan dikembangkan untuk perhotelan.
Kendatipun persaingan bisnis perhotelan di Palu cukup tinggi, Karman optimistis prospek bisnis jasa ini sangat menguntungkan karena didukung dengan lingkungan pusat perbelanjaan.
“Kita punya prospek pasar jauh lebih bagus karena hotelnya satu dengan mal. Apalagi nanti akan kita bangun karaoke `happy puppy`,” katanya.
Karaoke happy puppy adalah karaoke keluarga yang sudah diperkenalkan di Indonesia oleh Santoso tahun 1992 di Surabaya. Konsep karaoke ini sudah berkembang luas di kota-kota besar.
Karman mengatakan, Mal Tatura Palu akan dilengkapi dengan karaoke happy puppy sebagai daya tarik sehingga membuat tamu hotel lebih betah.
Ia menambahkan, untuk pembangunan hotel, pihaknya sudah memiliki calon investor, sehingga pemerintah daerah tidak akan mengeluarkan lagi dana untuk pembangunannya.
“Pemerintah kota tidak akan keluarkan dana lagi karena investor yang akan menanggung semuanya,” kata dia.
Hanya saja harus diakui kata Karman kepemilikan saham nantinya akan lebih besar dikuasai pihak investor.
Wakil Walikota Palu, Andi Mulhanan Tombolotutu, membenarkan bahwa rencana pengembangan bisnis perhotelan di Mal Tatura Palu sudah ada investornya. Bahkan telah sampai pada penandatanganan nota kesefahaman (MoU).
“Sekarang kami tinggal bicara teknis saja, karena sebelumnya sudah beberapa kali dilakukan pertemuan dengan investor,” kata Mulhanan.
Mulhanan belum bersedia memberikan keterangan investor yang akan digandeng dalam merambah bisnis perhotel tersebut.
Tentang adanya isu bahwa Pemkot Palu akan menggandeng Aburizal Bakrie, Mulhanan tidak memberikan komentar.
Dia menyatakan, rencana pembangunan hotel tersebut tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu.


about 4 months ago
tjuan orng ke mall yah blnja,hrusnya pemkot sbgai pmegang saham terbsar di mall tatura palu mngembngkan itu,,
ingat dblkng mall ttura itu pasar traditional,apa lksi itu prospek untuk hotel?
mall tatura psat grosir kerajinan ebony dan showroom krjinan ebony terbsar didunia,atau mall ttura ,,mall coklat,,,atau apa sjalah yng lbih identik sama kota ini,,,,,